Blusukan ke Pasar Bawah, Gubernur Riau Dicurhati Pedagang Sembako

Blusukan ke Pasar Bawah, Gubernur Riau Dicurhati Pedagang Sembako

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 23 Des 2016 10:45 WIB
Blusukan ke Pasar Bawah, Gubernur Riau Dicurhati Pedagang Sembako
Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom
Jakarta - Pedagang di kawasan Pasar Bawah di Pekanbaru mengeluh ke Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. Para pedagang mengaku penjualan mereka selama setahun ini turun drastis.

"Sejak ada pasar kaget, jualan kami turun drastis, Pak Gubernur. Warga tak datang lagi ke Pasar Bawah ini, karena warga sudah bisa beli di pasar kaget. Sedangkan kami berjualan di pasar resmi yang dipungut retribusi oleh pemda," kata seorang pedagang sayuran, M Manurung (42), kepada Arsyad, di Pasar Bawah Pekanbaru, Jumat (23/12/2016).

"Kalau pedagang pasar kaget terus dibiarkan, maka ini pelan-pelan membunuh pedagang resmi di pasar yang disediakan pemerintah. Tolonglah kami, Pak Gubernur," curhat M Manurung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arsyad, yang lebih karib disapa Andi Rachman, didampingi Kapolda Riau Irjen Zulkarnain dan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pekanbaru Edwar Sanger serta sejumlah pejabat lainnya.

Andi Rachman, yang mendapat curhat pedagang, langsung memanggil Edwar. Di hadapan para pedagang, Andi Rachman meminta Edwar menampung keluhan pedagang.

"Pak Wali, pedagang mengeluhkan soal pasar kaget yang tak resmi itu. Mohon ini diperhatikan karena mereka merasa penjualannya menurun," kata Andi Rachman.

Edwar pun berjanji akan segera berkoordinasi dengan satuan kerjanya terkait pedagang di pasar kaget yang tak resmi itu.

"Informasi yang saya dapat, para pedagang di pasar kaget ini, agen-agennya juga pedagang resmi. Begitu pun kami akan segera tertibkan," kata Edwar.

Kehadiran Andi ke Pasar Bawah di tepi Sungai Siak yang membelah Kota Pekanbaru ini untuk memantau langsung harga sembako menjelang Natal dan tahun baru.

"Kita sudah keliling pasar, untuk sementara kebutuhan dan harga sembako masih berjalan normal. Pedagang hanya mengeluhkan soal kehadiran pasar keget. Urusan pasar kaget biar jadi tanggung jawab pemerintah kota untuk mencarikan jalan terbaiknya," tutup Andi.

(dhn/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads