"Ini kan Hari Ibu juga jadi, Bunda Iffet kan bukan hanya jadi buat Bimbim, tapi buat semua Slankers. Termasuk saya juga. Termasuk orang-orang yang merasakan Bunda Iffet jadi bagian dari Ibu kita," kata Ahok di Jalan Potot, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (22/12/2016).
Foto: Ahok-Djarot Dapat Dukungan Slank (Bisma Alief Laksana/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nomor 2 itu sudah di dalam hati. Karena kita punya peace (sambil menunjukkan dua jari)," ujar Bunda Iffet.
Penggebuk drum Slank, Bimbim, menjelaskan mengapa Slank begitu dekat dengan Ahok. Menurutnya, Slank selalu mendukung pemimpin yang antikorupsi, seperti Jokowi dan Ahok.
Foto: Djarot tanda tangani kain di markas Slank (Bisma Alief Laksana/detikcom) |
"Dari dulu sih. Dari 2012 memang selain gacoannya (jagoannya) Slank Pak Jokowi, gacoan yang lain Pak Ahok. Masak sekarang ditinggalin? Kan enggak. Justru teman sejati terus mendampingi," ujar Bimbim.
"Baunya ketahuan kalau orang lurus. Selama lurus, kita kan concern sama antikorupsi," lanjutnya.
Bimbim pun menjanjikan bahwa Slank akan turun langsung berkampanye untuk Ahok-Djarot. Namun Slank baru akan turun pada putaran kedua.
"Tapi mudah-mudahan sekali langsung lewat (menang)," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ahok-Djarot juga menunjukkan kartu anggota Slank yang baru mereka miliki. Kartu tersebut berwarna biru dengan foto Ahok dan Djarot mengenakan baju kotak-kotak.
Ahok pegang kartu anggota Slank (Bisma Alief Laksana/detikcom) |
(GBR/dnu)












































Foto: Ahok-Djarot Dapat Dukungan Slank (Bisma Alief Laksana/detikcom)
Foto: Djarot tanda tangani kain di markas Slank (Bisma Alief Laksana/detikcom)
Ahok pegang kartu anggota Slank (Bisma Alief Laksana/detikcom)