Umar Shihab : Tidak Ada Politik Praktis dalam Kongres Umat Islam IV
Sabtu, 09 Apr 2005 15:07 WIB
Jakarta -
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Umar Shihab mengatakan dalam Kongres Umat Islam IV 17-21 April 2005 mendatang di Jakarta tidak akan ada unsur-unsur politik praktis. Bahkan dari sekitar 700 orang yang direncanakan menghadiri kongres tidak ada yang berasal dari unsur parpol manapun."Memang ada sebagian orang yang menilai Kongres Umat Islam ketiga itu ada unsur politik, sekarang tidak ada politik praktis, tidak ada partai yang diundang," kata Umar Shihab kepada wartawan di sela-sela diskusi mengenai Pra-Kongres Umat Islam IV di Jakarta Media Center, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Sabtu (09/04/2005).Yang menjadi tema sentral dalam kongres yang akan dihadiri oleh 60-80 ormas Islam, pimpinan MUI seluruh Indonesia dan tokoh masyarakat ini adalah mengenai strategi dakwah dan strategi kebudayaan umat Islam Indonesia dari perspektif pendidikan, politik, media dan ekonomi.Dua strategi ini diperlukan untuk mengangkat martabat umat yang merupakan mayoritas di Indonesia."Untuk mencapai masyarakat yang bermartabat, perlu strategi pendidikan ekonomi lainnya strateti dakwah. Banyak orang yang menilai yang korupsi kadang orang Islam, kadang orang Islam berbuat maksiat. Jadi bagaimana strategi dakwah supaya tidak berbuat maksiat lagi," jelas Umar.Semntara itu mengenai bencana gempa dan tsunami di Aceh dan Nias, Umar mengatakan tidak ada agenda khusus mengenai pembahasan masalah tersebut. Namun bisa saja terjadi perkembangan dalam kongres."Pembahasan mengenai Aceh mungkin dilakukan dalam komisi-komisi, nanti bagaimana, karena ada aspek pendidikan atau ekonomi," jelas Umar.
(ddn/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































