Galang Dana Kampanye, Ahok: Akhir Tahun Bisa Dapat Rp 60 M

Galang Dana Kampanye, Ahok: Akhir Tahun Bisa Dapat Rp 60 M

Bisma Alief Laksana - detikNews
Rabu, 21 Des 2016 22:26 WIB
Galang Dana Kampanye, Ahok: Akhir Tahun Bisa Dapat Rp 60 M
Foto: Niken Purnamasari/detikcom
Jakarta - Cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) optimistis dana kampanyenya untuk Pilgub DKI 2017 bisa menembus angka Rp 60 miliar pada akhir tahun nanti. Meski terkumpul hingga puluhan miliar, Ahok justru menyebut pengeluaran dana kampanyenya paling hemat sepanjang sejarah penyelenggaraan Pilkada DKI.

"Sampai akhir tahun bisa dapat Rp 60 miliar," kata Ahok seusai blusukan di Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2016).

Bukan tanpa alasan Ahok berani memasang target Rp 60 miliar di akhir tahun. Menurutnya, setiap hari masih banyak orang yang ikut serta dalam 'Kampanye Rakyat'. Selain itu, uang yang terkumpul dari gala dinner tidak sedikit, bahkan bisa mencapai Rp 5 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kan tiap hari orang datang ke bank setor, ada di mal juga, setor transfer juga berjalan. Makanya saya sudah menolak gala dinner karena agak kencang duitnya bisa Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar," papar cagub nomor urut 2 itu.

Ahok juga memaparkan, pengeluaran Rp 6 miliar yang sudah dikeluarkan oleh tim kampanyenya tidak termasuk pengeluaran kampanye yang dilakukan oleh partai politik (parpol). Sebab, menurutnya, kampanye yang dilakukan oleh parpol menggunakan dana dari mereka sendiri.

"Partai-partai politik ternyata jalan sendiri pakai duit sendiri. Kita juga sampai hari ini baru habisin Rp 6 miliar. Hemat ini, saya kira ini sejarah (kampanye) terhemat di Pilkada DKI Jakarta," terang Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga merasa senang atas kenyataan bahwa pasangan Ahok-Djarot adalah pasangan dengan dana kampanye terbanyak. Apalagi sebagian besar dana kampanye mereka berasal dari warga yang ikut menyumbang.

"Berarti teori kita, partisipasi publik itu betul ada. Itu yang saya yakin. Dulu kan ada stigma yang mau jadi pejabat harus keluar uang, sekarang kita patahkan stigma itu," tutupnya. (bis/nkn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads