"Totalnya ada 14, semuanya sudah kita ledakkan," ujar AKBP Ayi saat ditanya wartawan total bom di lokasi penyergapan terduga teroris, Rabu (21/12/2016).
Bom yang ditemukan di kontrakan Adam, Omen, Irwan dan Helmi berbentuk bom pipa. Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya menyebut bom ini berdaya ledak rendah yang dibuat dari potasium nitrat.
Penyergapan di rumah kontrakan yang baru dihuni seminggu ini dilakukan sekitar pukul 09.45 WIB. Tiga terduga teroris tewas ditembak karena melakukan perlawanan dengan melempar bom aktif kepada anggota Densus 88, namun tak meledak. Sedangkan Adam lebih dulu diciduk pada pukul 08.00 WIB tadi pagi.
Pada hari ini tim Densus 88 juga melakukan operasi penyergapan di 3 daerah. Di Deli Serdang Sumut, Densus menangkap terduga teroris berinisial S. Sedangkan di Payakumbuh, Sumbar ditangkap terduga teroris berinisial JT dan terakhir penangkapan terduga teroris berinisial HA di Sagulung Batam.
Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul menyebut S dan HA sama-sama terkait dengan kelompok Katibah Gonggong Rebus (KGR) yang pernah merencanakan teror di Batam dan Singapura.
(fdn/dha)











































