"Dengan kehadirannya Haji Embay bisa memberikan pendampingan yang melekat ke Rano Karno untuk mengatur provinsi yang betul-betul diharapkan," kata Taufiequrachman Ruki kepada wartawan, Banjarsari, Lebak, Rabu (21/12/2016).
Menurut Ruki, dirinya secara pribadi dan keluarga memang memberikan dukungan penuh kepada cawagub Embay Mulya Syarief. Dukungan itu adalah untuk mendampingi termasuk memberikan supervisi terhadap jalannya pemerintahan Rano-Embay jika keduanya terpilih memimpin Banten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ruki, alasan dirinya kemudian mendukung Rano-Embay adalah atas harapan yang banyak terhadap sosok Embay Mulya yang bisa membawa atmosfir lebih bersih bagi pemerintahan Provinsi Banten ke depan. Sosok Rano juga perlu disupervisi dan diawasi kinerjanya.
"Rano sendiri saya anggap masih perlu disupervisi, di-backup, didukung, dan diawasi kinerjanya," kata Ruki.
Sebetulnya, tambah Ruki, secara kekeluargaan dirinya dengan Embay seperti kakak dan adik. Dalam istilah Sunda Banten, 'Bau-bau Sinduk' yang artinya ternyata orang tua cawagub Embay dan ibu Ruki berasal dari daerah yang sama di Kadupinang, Pandeglang.
Embay sendiri saat ditanya bagaimana atas dukungan mantan pimpinan KPK mengaku luar biasa terima kasih. Apalagi, sosok Ruki yang sejatinya memang asli Banten sebelumnya tidak pernah dukung-mendukung terhadap calon kepala daerah. Menurut Embay, Ruki melihat kesungguhan yang ada dalam dirinya untuk membenahi Banten.
"Saya konsisten untuk terus melakukan bersih diri dan membersihkan orang lain. Percuma kalau kita kotor nggak bisa membersihkan orang lain," ujar Embay Mulya Syarief.
(bri/bag)










































