Berdasarkan keterangan dari Kabag Mitra Biro Penmas Divisi Humas Mabes Polri Kombes Awi Setiyono, penggerebekan terjadi setelah penangkapan satu orang terduga teroris atas nama Adam di Jalan Raya Serpong, Tangsel, pagi tadi. Adam menjelaskan bom itu rencananya akan diledakkan di Pos Lantas setelah mereka melakukan penusukan terhadap polisi.
Densus langsung menggerebek lokasi kontrakan yang menjadi tempat penyimpanan bom dan persembunyian tiga teroris itu. Ketiganya adalah Omen, Helmi, dan Irwan. Mereka ditembak karena melakukan perlawanan dengan melemparkan bom ke arah petugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Omen, lanjut Awi, merupakan residivis dalam kasus pembunuhan. Dia bisa masuk jaringan ini karena direkrut Ovi, yang tak lain merupakan pelaku bom Kedubes Myanmar pada 2013.
Kelompok ini merupakan bagian dari otak bom Thamrin, Bahrun Naim (BN). Bahrun Naim berafilasi dengan kelompok Jamaah Anshar Daulah (JAD).
"Kelompok JAD. Berafiliasi ke BN," kata Awi.
(elz/rvk)










































