Mudahkan Penumpang Seberangi Peron, Underpass di 7 Stasiun Selesai 2017

Mudahkan Penumpang Seberangi Peron, Underpass di 7 Stasiun Selesai 2017

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Rabu, 21 Des 2016 12:37 WIB
Mudahkan Penumpang Seberangi Peron, Underpass di 7 Stasiun Selesai 2017
Suasana pembangunan underpass di Stasiun Tebet (Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom)
Jakarta - PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) tengah membangun 7 underpass di 7 stasiun untuk mempermudah penumpang menyeberang antarperon. Direncanakan, pengerjaan 7 underpass tersebut akan rampung pada 2017.

"Sampai tahun depan akan selesai tujuh underpass," kata Direktur Utama PT KCJ M Nurul Fadhila di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2016).

Tujuh stasiun yang dimaksud adalah Stasiun Tebet, Stasiun Cilebut, Stasiun Citayam, Stasiun Bojonggede, Stasiun Sudimara, dan Stasiun Pondok Ranji. Stasiun-stasiun tersebut diprioritaskan karena dianggap memiliki pertumbuhan penumpang yang tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Stasiun-stasiun ini tingkat pertumbuhan penumpangnya sangat tinggi. Sedangkan space peron tidak bisa bertambah luas dan bertambah panjang, maka kita akan membuat underpass," ujar Fadhil.

Mudahkan Penumpang Sebrangi Peron, Underpass di 7 Stasiun Selesai 2017Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom
Sementara itu, di Stasiun Tanah Abang tengah dibangun jembatan penyeberangan orang yang fungsinya sama dengan underpass.

"Keselamatan penumpang terus harus kami utamakan, JPO Tanah Abang kita harap selesai paling lambat akhir Februari atau awal Maret, JPO tanah Abang dilengkapi 6 eskalator. Kalau underpass dilengkapi eskalator, jadi tangganya landai dengan kemiringan 30 derajat jadi menyesuaikan dengan yang umurnya sudah rada banyak," jelas Fadhil.

Stasiun Tebet sendiri telah menjadi salah satu stasiun yang terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

"Kita bisa lihat sekarang di Stasiun Tebet ada angkutan lain, yaitu bus, Stasiun Tebet dalam satu-dua bulan ke depan akan kita perluas hall in dan out stasiunnya, sedang ada pembuatan underpass untuk penumpang agar lebih cepat berpindah peron," tutur Fadhil. (rna/rna)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads