"Bentuknya adalah melakukan penyerangan di pos polisi dengan lebih dulu penusukan kepada anggota," ujar Karo Penmas, Brigjen Rikwanto, saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (21/12/2016).
Dia mengatakan, setelah melakukan penusukan, pelaku menunggu warga sekitar untuk mendatangi pos polantas. Setelah warga berkerumun di lokasi, pelaku langsung meledakkan bom tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bom aktif ini diketahui akan digunakan untuk aksi teror di akhir tahun. "Untuk aksi teror akhir tahun," ujarnya.
(rvk/fdn)










































