Miliki Banyak Inovasi, Kota Semarang Terbuka untuk Daerah Lain

Miliki Banyak Inovasi, Kota Semarang Terbuka untuk Daerah Lain

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 21 Des 2016 10:03 WIB
Miliki Banyak Inovasi, Kota Semarang Terbuka untuk Daerah Lain
Foto: Dok. Pemkot Semarang
Semarang - Kota Semarang melakukan penguatan kapasitas dengan penandatanganan kerjasama bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN). Kepala LAN, Adi Suryanto mengatakan, gaung kota Semarang kini sudah mulai terdengar berkat sejumlah inovasi yang bisa menjadi contoh daerah lain.

Pemerintah Kota Semarang dan LAN menggelar penandatanganan MoU yang dilakukan di gedung Griya Tirta PDAM, Semarang, Selasa (20/12/2016) kemarin. Acara digelar bersamaan dengan workshop pelayanan sektor publik dalam akselerasi Nawa Cita oleh LAN. Dengan kerjasama tersebut, LAN akan memberikan berbagai pelatihan terkait inovasi di Semarang.

Adi mengatakan, faktor kepemimpinan sangat penting dalam kemajuan suatu daerah. Dia juga menganggap Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi merupakan sosok low profile yang sudah melakukan berbagai inovasi yang bisa dicontoh. Namun Adi mengingatkan agar prestasi tersebut tidak menjadikan Pemerintah Kota Semarang berhenti berkembang dan jadi sombong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Maksud saya bukan menyuruh untuk sombong, tetapi agar kabupaten dan kota lain bisa belajar dari Kota Semarang. Faktor leadership menjadi faktor penentu karena banyak kabupaten atau kota sulit berkembang karena kepala daerahnya tidak memiliki visi," kata Adi.

Sementara itu Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi mengatakan berbagai inovasi terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat. Contoh inovasi yang sudah dilakukan yaitu sistem pelaporan masyarakat, uji KIR Drive Thru untuk menghilangkan pungli, sampai sistem informasi ketersediaan tempat tidur rumah sakit milik Pemkot Semarang yang akan diadopsi kota lain.

"Hari ini masyarakat berharap pemerintah berada di segala aspek kehidupan, untuk itu inovasi terus kami lakukan agar sesuai dengan harapan masyarakat," kata Hendi.

Hendi berharap inovasi yang dilakukan di Kota Semarang bisa berguna bila diterapkan di daerah lainnya. Oleh sebab itu ia mempersilahkan pemerintahan kota atau kabupaten lainnya untuk datang dan mempelajari berbagai inovasi di Kota Semarang.

"Kami punya 150 sistem pelayanan publik. Silakan bila ingin dipakai daerah lain," ucapnya. (alg/nwy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini