Namun ternyata sikap mereka tak sama dalam menyikapi dana operasional itu. Ada yang ingin mengalokasikannya, memotong nominalnya, hingga mengembalikannya kepada negara.
Mereka yang telah berbicara tentang dana operasional gubernur dan wakil gubernur ini adalah cagub Agus Harimurti Yudhoyono, cawagub Sylviana Murni, cagub petahana Basuki Tjahaja Purnama, dan cawagub Sandiaga Uno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus Yudhoyono akan Potong Dana Operasional
|
Foto: Rengga Sancaya
|
"Pengurangan dana operasional gubernur hingga 30% dari alokasi saat ini karena saya nilai angkanya terlalu besar," ungkap Agus dalam pidato politiknya di Djakarta Theater, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2016).
Calon wakil gubernur Sylviana Murni sepakat dengan Agus. Mantan Deputi Gubernur DKI ini berjanji akan memotong dana operasional gubernur dan wakil gubernur seandainya terpilih. Potongannya akan dikembalikan ke APBD.
"Dana operasional gubernur dan wakil gubernur, kita bersepakat bahwa kita akan memotong dana itu. Dana itu akan kita kembalikan ke APBD," ujar Sylvi saat menghadiri majelis taklim Nurul Iman di Ciracas, Jaktim, Minggu (6/11/2016) lalu.
"Tujuannya untuk dikembalikan ke masyarakat," ujar Sylvi kala itu.
Ahok Gunakan Dana Operasional untuk Kegiatan dan Bantuan
|
Foto: Bisma Alief/detikcom
|
"Dana operasional kita di administrasi. Saya sendiri pegang Rp 2 miliar lebih. Kita pakai ini, buat ini: ada ijazah-ijazah yang nyangkut. Kirim-kirim bunga kawinan, bantuan orang miskin," kata Ahok di Ruang Terbuka Hijau Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RTH RPTRA) Kalijodo, Jalan Kepanduan II, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (17/12/2016).
Cagub nomor urut 2 ini mengatakan penggunaan dana tersebut dengan cara transfer guna menjaga transparansi anggaran. Karena itulah, tak ada brankas di kantornya.
Namun dana operasional tersebut kadang tidak habis. Dalam hal demikian, Ahok mengatakan mengembalikan sisa dana tersebut ke kas pemerintah daerah.
"Makanya kalau akhir tahun ada sisa uang operasional, saya kembalikan ke kas daerah. Jadi enggak sembarangan bagi (ke) teman-teman, enggak bisa itu," ucapnya menegaskan.
Bila Jadi Cawagub, Sandiaga Uno Ingin Kembalikan 100% Dana Operasional
|
Foto: Dikhy Sasra
|
"Seratus persen akan kembali ke masyarakat. Seratus persen," kata Sandiaga kepada wartawan di Kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (18/12/2016).
Dia ingin dana operasional itu dikembalikan saja ke masyarakat, pemilik duit yang sebenarnya. Secara umum, Sandiaga juga mendukung transparansi anggaran, termasuk dana dalam mengelola biaya operasional (BOP) untuk RT/RW.
"Ini kewajiban Pemprov untuk membuka seterang-terangnya, sehingga RT juga punya kewajiban dan beban dana operasional supaya bisa memberikan pelayanan yang lebih ke warga," kata Sandiaga.
Halaman 2 dari 4











































