Cerita Adik Penyuap Irman Gusman Saat OTT KPK

Rina Atriana - detikNews
Selasa, 20 Des 2016 15:43 WIB
Irman Gusman (agung/detikcom)
Jakarta - Adik salah satu penyuap Irman Gusman, Willy Sutanto, bercerita tentang kejadian tangkap tangan oleh KPK pada 16 September 2016. Menurut Willy, saat itu dia ditanya penyidik mengenai berapa uang yang dibawa masuk ke rumah Irman.

"KPK tanya ke saya berapa uang yang dibawa ke dalam (rumah Irman). Saya cuma bilang saya kasih Rp 100 juta (ke Memi). Cuma yang dibawa ke dalam saya enggak tahu berapa," kata Willy saat bersaksi untuk Irman Gusman di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016).

Memi adalah istri dari kakak Willy, Xaveriandy Sutanto. Memi dan Sutanto telah berstatus terdakwa atas dugaan suap Rp 100 juta terkait pengurusan pembelian gula impor di Perum Bulog.

Saat kejadian penangkapan oleh penyidik KPK, Willy mengatakan dia menunggu di luar rumah Irman di dalam sebuah mobil. Saat itu KPK memintanya turun dan masuk secara tenang ke dalam rumah.

Willy menceritakan, dia sedikitnya telah mengantar Memi dan kakaknya sebanyak 3 kali untuk bertemu dengan Irman Gusman. Pada pertemuan pertama, diakuinya, telah ada pembicaraan mengenai fee Rp 300 untuk setiap kilogram gula yang berhasil dibeli lewat Irman.

"Seingat saya, dia mengatakan, 'Kayaknya setuju untuk ngurusin kita untuk pembelian gula, tapi ada fee sekitar Rp 300'. Itu yang saya ingat dari Bu Memi," ujar Willy menirukan ucapan Memi seusai pertemuan pertama dengan Irman.

Sebelum pertemuan ketiga dengan Irman yang berujung OTT, Memi meminta Willy mengambil uang Rp 100 juta di bank.

"Karena dia enggak mau bawa cash. Katanya kalau bawa cash kalau di-X-ray kelihatan bawa uang," tutur Willy saat ditanya kenapa uang baru diambil begitu di Jakarta dan bukan di Padang. (rna/asp)