Truk Terjungkit di Pinggir Runway Bandara Cengkareng, 10 Pesawat Terdampak

Truk Terjungkit di Pinggir Runway Bandara Cengkareng, 10 Pesawat Terdampak

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 20 Des 2016 13:15 WIB
Truk Terjungkit di Pinggir Runway Bandara Cengkareng, 10 Pesawat Terdampak
Foto: Truk Terjungkit di Runway Bandara Soekarno-Hatta (Dok Istimewa)
Jakarta - Sebuah truk pasir terjungkit di pinggir runway Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten sehingga kepala truk beserta rodanya terangkat. Hal ini membuat runway terblok dan 10 pesawat terdampak.

Informasi yang diterima detikcom, ada truk pasir berwarna hijau yang rusak di pinggir landas pacu sehingga kepala truk terangkat, 3 pesawat go around alias tidak jadi mendarat dan terbang kembali dan 7 pesawat alihkan ke runway sebelahnya.

Informasi itu dibenarkan oleh Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono. Kejadian sekitar pukul 08.00 di pinggir runway 25 Left/07 Right.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena ada truk yang bawa tanah macet di pinggir runway, 3 pesawat go around," ujar Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (20/12/2016).

Truk pasir itu macet di pinggir runway 25 Left/07Right. 3 Pesawat yang go around itu adalah pesawat dengan nomor penerbangan GIA 203 (Garuda Indonesia), LNI 287 dan LNI 245 (Lion Air).

Selain 3 pesawat go around, ada 7 pesawat yang terpaksa dialihkan ke runway satunya. Bandara Soekarno-Hatta memiliki 2 runway. 7 Pesawat yang dialihkan pendaratannya ke runway 25Right/07Left adalah LNI 150, BTK 6872 (Batik Air), LNI 778, LNI 504, CTV 9570 (Citilink), SIA 953 (Singapore Airlines), LNI028.

"Truk itu nggak lapor ke ATC, tiba-tiba masuk," jelas Wisnu.

Truk itu, imbuh Wisnu, akhirnya berhasil dievakuasi yang membutuhkan waktu 30 menit dan runway 25Left/07Right dibuka kembali sekitar pukul 09.00 WIB.

Sedangkan PT Angkasa Pura (AP) II melalui Manajer Humas PT AP II, Yado Yarismanu mengatakan bahwa kejadian truk rusak dan macet di pinggir runway terjadi pukul 08.15 WIB.

"Pukul 09.00 WIB sudah bisa ditangani. Secara operasional tidak mengganggu karena ada runway utara, sehingga yang akan mendarat dialihkan ke sana," jelas Yado dihubungi detikcom terpisah hari ini.

Truk itu, imbuhnya, terlibat aktivitas pengurukan tanah di ujung runway 07Right sehingga terperosok roda belakangnya.

"Mesinnya nggak mati, hanya karena proses unloading, terjadi sesuatu sehingga terjungkit," tuturnya.

Mengenai truk yang tiba-tiba masuk runway dan tidak lapor ke ATC, pihaknya belum bisa mengkonfirmasinya. "Seharusnya pekerjaan itu harus izin dulu dari teman-teman, di Airnav khususnya, karena mereka yang handle take off dan landing," tandas dia.

Ditambahkan Corporate Secretary PT AP II Agus Haryadi, setelah truk ditarik, unit teknis landasan memastikan tidak ada lagi Foreign Object Debris (FOD) alias benda-benda asing yang mengganggu penerbangan di runway, maka runway 25Left/07Right dibuka kembali pukul 09.10 WIB.

"Mulai hari ini seluruh kegiatan pekerjaan di sisi udara dihentikan sampai dengan ada perbaikan cara kerja di lapangan dengan metode kerja yang telah ditetapkan," ujar Agus dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom hari ini.

(nwk/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini