"Jadi butuh waktu 1 sampai 2 jam ke Kemendagri. Sore ini ke Kemendagri langsung dikerjain di sana. Enggak perlu menunggu 14 hari," kata Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016).
Sumarsono berharap langkah ini akan mempercepat penggunanan APBD tahun 2017. Dengan begitu pada awal Januari 2017 nanti pemerintahan bisa berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Perda APBD DKI 2017 Rp 70,1 Triliun Disahkan
Pria yang akrab disapa Soni ini menambahkan penyusunan APBD tahun 2017 ini lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pengesahan APBD menurutnya tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara DPRD dan Pemerintah.
"DPRD mau diajak kerja keras, semunggu bisa paripurna 2-3 kali. Kalau DPRD enggak bisa ya kita mundur jadwalnya, jadi kerjasama yang baik ini menurut saya adalah kunci utama kenapa ini bisa lebih cepat," tambahnya
Soni juga mengapresiasi DPRD dalam menyusun APBD tahun 2017 tersebut. "Saya sebagai eksekutif memberikan apresiasi sepenuhnya kepada seluruh jajaran pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta," tuturnya.
Total APBD DKI 2017 naik dibanding tahun sebelumnya menjadi Rp 70,191 triliun. Pemprov DKI pada awalnya mengajukan RAPBD 2017 sebesar Rp 70,289 triliun. Namun setelah pembahasan besaran anggaran tersebut berubah. (idh/fdn)











































