Sekjen KSPI Bantah Ikut Rapat Dugaan Makar dengan Ratna Sarumpaet Cs

Sekjen KSPI Bantah Ikut Rapat Dugaan Makar dengan Ratna Sarumpaet Cs

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 19 Des 2016 17:31 WIB
Sekjen KSPI Bantah Ikut Rapat Dugaan Makar dengan Ratna Sarumpaet Cs
Foto: Sekjen KSPI M Rusdi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad Rusdi diperiksa penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan makar. Rusdi diperiksa sebagai saksi.

"Panggilan yang saya terima pada Jumat pagi itu, sama juga dengan panggilan buat pak Said Iqbal sebelumnya," ujar Rusdi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (19/12/2016).

Rusdi diperiksa untuk tersangka Ratna Sarumpaet. Rusdi mengaku tidak memiliki keterkaitan dengan Ratna terkait kasus tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau hubungan secara umum ada beberapa kali aksi bareng isu reklamasi dan korupsi (rumah sakit) Sumber Waras dan penggusuran Kampung Akuarium," imbuh dia.

Ia menegaskan, massa buruh tidak pernah terkait dengan dugaan makar yang dituduhkan kepada para tersangka. Pihaknya juga tidak pernah melakukan pertemuan dengan Ratna Sarumpaet dan aktivis lainnya terkait dugaan makar.

"Tidak pernah, di UBK dan hotel (Sari Pan Pacific) saya tidak pernah hadir," lanjut dia.

Ia menegaskan, selama ini aksi yang dilakukan massa buruh adalah murni untuk memperjuangkan hak-hak buruh, di antaranya pencabutan PP No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

"Kita fokusnya di upah, kalau bu Ratna dulu bulan Agustus-September, terkait perjuangan reklamasi, sumber waras dan akuarium, itu sudah lama. Kita juga bingung kalau buruh dikaitkan dengan makar," tuturnya. (mei/idh)


Berita Terkait