BMG Bantah Isu Gempa Jakarta
Sabtu, 09 Apr 2005 05:46 WIB
Jakarta - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menegaskan, hingga saat ini belum ada ilmu, teknologi maupun peralatan apapun yang bisa digunakan untuk membuat prakiraan akan terjadinya suatu gempa bumi. Maka, setiap berita yang menyatakan gempa bumi akan terjadi di suatu tempat baik dalam hitungan jam, hari, bulan ataupun tahun pasti berasal dari sumber yang tidak dapat mempertanggungjawabkan kebenaran berita tersebut.Hal ini dinyatakan dalam rilis BMG yang diterima detikcom, Sabtu (9/4/2005). BMG mengeluarkan rilis sehubungan dengan beredarnya isu melalui SMS mengenai akan terjadinya gempa bumi yang melanda wilayah DKI Jakarta. Isu ini berdampak meresahkan masyarakat.Selain itu, Humas Polda Metro Jaya juga meminta BMG untuk mengklarifikasi isu tersebut agar masyarakat tidak terus merasa resah.Menurut rilis yang ditandatangani oleh Kepala Pusat Sisdatin Geofisika, Dr Prih Harjadi, Jakarta terletak di daerah dengan tingkat kegempaan sedang. Sumber gempa yang mempengaruhi Jakarta umumnya berasal dari selatan di daerah Sukabumi, ataupun barat di kabupaten Pandeglang, sehingga getaran yang sampai di Jakarta umumnya belum sampai ke tingkat yang menimbulkan kerusakan.Namun, BMG tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan siap siaga, mengingat sebagian besar wilayah Indonesia adalah rawan gempa.
(ast/)











































