Hatta Pastikan Tetap Maju
Jumat, 08 Apr 2005 23:17 WIB
Semarang - Calon Ketua Umum PAN Hatta Rajasa sejauh ini dipastikan tidak akan mundur dari pencalonan. Namun Hatta akan memberikan pernyataan secara resmi menjelang pemilihan Ketum PAN Sabtu (9/4/2005) malam.Menurut salah seorang anggota tim sukses Hatta, Rizal Djalil, ada beberapa alasan mengapa Hatta tidak akan mundur dari pencalonan. Salah satunya adalah semakin derasnya dukungan dari DPW dan DPD PAN se-Indonesia. "Dilemanya, kalau kita melepaskan pencalonan dan membiarkan SB (Soetrisno Bachir) untuk maju, siapa yang menjamin SB akan menang, sebab sebagian DPW-DPD yang tadinya mendukung Hatta itu akan lari ke Fuad, dan sebagian lagi memilih pulang lebih cepat daripada harus memilih SB," kata Rizal kepada detikcom saat berbincang-bincang di sela-sela Kongres II PAN di Semarang, Jumat (8/4/2005).Selain itu, kata Rizal, perkembangan terakhir juga menunjukkan bahwa dukungan setiap saat semakin meninggi ke arah Hatta. Juga kontribusi Hatta dalam membangun PAN lebih signifikan dan sudah dimulai sejak Pemilu 1999 sampai sekarang."Ditambah lagi, hasil debat langsung tadi malam yang menunjukkan keunggulan Hatta di atas calon-calon lainnya. Debat itu juga menunjukkan kepada publik bahwa tidak capablenya SB dan mempunyai banyak kelemahan serta kesalahan," urai Rizal.Rizal juga membantah telah terjadi deal-deal tertentu jika Hatta mau mundur dan bergabung dengan SB. Menurutnya terlalu dini untuk membicarakan Hatta mundur, apalagi membicarakan persoalan pembagian kursi."Sampai saat ini, Hatta Rajasa masih tetap pada keputusan semula seperti saat deklarasi pencalonan di Hotel Sahid beberapa waktu lalu. Dan juga karena desakan dari DPW dan DPD semakin deras menuntut HR tetap maju sebagai keta umum," tegasnya.Sementara itu Hatta Rajasa yang berbincang-bincang dengan detikcom di markas tim suksesnya di Hotel Grand Candi, Semarang, mengaku pertarungan memperebutkan calon ketua umum masih belum selesai."Saya masih mengamati perkembangan. Saya akan menyampaikan sikap final saya dalam waktu dekat. Saya memang melihat fenomena dukungan sangat deras dari bawah. Bahkan tadi ada ibu-ibu yang sambil menangis meminta saya jangan mundur," katanya.Hatta tidak mau berandai-andai bila dirinya terpilih sebagai ketum. Menurutnya perkembangan saat ini yang menunjukkan popularitas dirinya semakin meningkat adalah hal yang biasa-biasa saja. "Itu bukan sesuatu yang istimewa. Kita lihat saja perkembagannya ke depan," ujarnya.
(ast/)











































