Ratusan Umat Katolik Jakarta Ikuti Misa Pelepasan Paus
Jumat, 08 Apr 2005 20:19 WIB
Jakarta - Ratusan umat Katolik di Jakarta mengadakan misa requiem untuk memberikan doa pelepasan dan pengantar jenazah Paus Yohanes Paulus II. Paus diantarkan ke peristirahatan terakhir di Vatikan Jumat (8/4/2005) pagi waktu setempat.Misa berlangsung di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Jumat (8/4/2005), dimulai sejak pukul 18.00 WIB dan baru selesai pada pukul 19.10 WIB.Misa dipimpin oleh delapan orang romo, sedangkan pembaca khotbah dari misa requiem adalah Romo L Subagio. Dalam khotbahnya, Romo Subagio menerangkan tentang pentingnya perdamaian dunia, sebagaimana yang diajarkan oleh Sri Paus. Selain itu Romo juga bercerita tentang sejarah Paus Yohanes Paulus II semasa hidupnya.Misa diikuti oleh sekitar 600 orang. Sejumlah foto Paus berukuran besar dan kecil dipasang di area gereja, antara lain di pintu utama gereja serta di bagian samping kiri gereja, dilengkapi tulisan "Hubungkan kami dengan surgamu agar bumi menjadi damai". Di altar dalam gereja juga terdapat foto Paus yang sedang menggendong anak kecil.Setelah misa usai, umat menyempatkan diri berfoto di depan foto Paus setinggi 1 meter yang dipajang di depan pintu utama. Suasana duka tampak menyelimuti umat, banyak di antara mereka yang meneteskan air mata selama misa berlangsung.Yuli, salah satu umat yang ditemui detikcom mengatakan bersuka cita atas perginya Sri Paus, karena Paus sudah berada di surga. Dia juga menyatakan kebanggaannya memiliki Paus seperti Paus Yohanes Paulus II karena berhasil menyatukan dunia yang penuh konflik. "Semoga pengganti Paus nanti akan lebih baik atau paling tidak menyamainya," harapnya.Sementara itu Hendri, seorang umat lainnya mengatakan sangat bersedih kehilangan Paus karena Paus merupakan teladan untuk semua umat manusia terutama dengan ajaran perdamaiannya.
(ast/)











































