Dikonfrontir 5 Jam, Status Indra dan Ramelgia Masih Saksi

Dikonfrontir 5 Jam, Status Indra dan Ramelgia Masih Saksi

- detikNews
Jumat, 08 Apr 2005 18:11 WIB
Jakarta - Mabes Polri belum meningkatkan status mantan Direktur Utama PT Garuda Indra Setiawan dan Wakil Direktur Pengamanan PT Garuda Indonesia Ramelgia Anwar dalam kasus pembunuhan Munir. Keduanya masih berstatus saksi setelah menjalani pemeriksaan hampir 5 jam.Pemeriksaan terhadap Indra dan Ramelgia dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 15.10 WIB, Jumat (8/4/2005). Selain kedua orang itu, Mabes juga memeriksa Sekretaris Kepala Pilot Airbus 330 Rohainil Aini dan petugas penjadwal penerbangan Hermawan.M. Assegaf, pengacara dari Garuda menyatakan, dalam pemeriksaan penyidik menanyakan tentang surat-surat penugasan penerbangan Pollycarpus. Hanya sekitar 5-6 pertanyaan yang dilontarkan, tapi pertanyaan kemudian dikroscek kepada empat orang tersebut. Assegaf menjelaskan, Indra membuat surat tertanggal 11 Agustus 2004 yang isinya menempatkan Pollycarpus ke dalam divisi Ramelgia Anwar. Sedangkan Ramel menindaklanjuti surat itu mengaku membuat surat tanggal 4 September 2004 untuk memback up surat tugas perintah jalan (SPJ) Polly.Ramelgia membantah kalau surat yang dibuatnya tersebut merupakan surat tugas Pollycarpus untuk terbang dalam enerbangan Garuda rute Jakarta-Singapura-Amsterdam, 6 September 2004 yang ditumpangi Munir."Yang ada hanyalah interoffice saja atau surat hasil komunikasi saya dengan kapten Carmel untuk memback up SPJ Pollycarpus. Jadi yang berada pada Polycarpus ketika melakukan penerbangan itu bukan surat tugas," kata Ramelgia.Berdasarkan keterangan yang disampaikan kliennya tersebut, Assegaf berpendapat tidak ada alasan kuat untuk mengubah status mereka menjadi tersangka. "Status mereka sampai saat ini tidak ada yang berubah. Masih sebagai saksi dan tidak alasan yang cukup signifikan untuk mengubah status saksi menjadi tersangka," kata Assegaf.Sebelumnya, Tim Pencari Fakta kasus Munir telah menyarankan Indra dan Ramelgia dijadikan tersangka. Alasannya kedua orang itu membuat surat palsu dan memerintahkan Pollycarpus bertugas.Dari Senyum Hingga Tutup MukaUsai menjalani pemeriksaan, 4 kru garuda itu keluar dari ruang Bareskrim Mabes Polri secara bersamaan. Mereka langsung dikepung wartawan untuk dimintai keterangan. Dalam acara dorstop itu hanya Assegaf dan Ramelgia yang memberikan keterangan.Ramelgia sesekali tampak tegang. Sedangkan Indra sama seperti ketika masuk, senyum-senyum selama menanggapi wartawan. Sementara Rohainil Aini justru memilih menutupi mukanya dengan map. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads