Dies Natalis ke-67 UGM, Alumni dan Mahasiswa Nitilaku dari Keraton ke Kampus

Dies Natalis ke-67 UGM, Alumni dan Mahasiswa Nitilaku dari Keraton ke Kampus

Sukma Indah Permana - detikNews
Minggu, 18 Des 2016 11:45 WIB
Dies Natalis ke-67 UGM, Alumni dan Mahasiswa Nitilaku dari Keraton ke Kampus
Foto: Sukma Indah Purnama/detikcom
Yogyakarta - Puncak peringatan Dies Natalis ke-67 Universitas Gadjah Mada (UGM), ribuan alumni dan mahasiswanya menjalani proses Nitilaku Perguruan Kebangsaan. Nitilaku ini dijalani mulai dari Pagelaran Keraton Yogyakarta menuju Balairung UGM.

Niti Laku Perguruan Kebangsaan merupakan kegiatan berjalan kaki sebagai bentuk napak tilas untuk mengenang kembali awal mula berdirinya UGM. Seperti yang diketahui UGM merupakan universitas tertua di Indonesia yang pada awal berdirinya kegiatan perkuliahan dilaksanakan di Keraton Yogyakarta.

Dengan mengusung tagline "Djogja Djadoel Sehari, Djogja Moeda Kembali", semua peserta menggunakan pakaian khas daerah atau bertema nasional.
Dies Natalis ke-67 UGM, Alumni dan Mahasiswa Nitilaku dari Keraton ke KampusFoto: Sukma Indah Purnama/detikcom

Hadir di acara yang dilaksanakan sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menhub Budi Karya Sumadi, dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. Mereka kompak mengenakan pakaian sesuai tema dan melepas ribuan peserta Nitilaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka juga tampak ikut berjalan kaki menuju kampus UGM yang berjarak sekitar 5,6 kilometer.

Rute yang ditempuh yaitu mulai dari Pagelaran Keraton Yogyakarta menuju utara melewati Alun-alun utara, Jalan Malioboro, Jalan Mangkubumi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Cik Ditiro, Bunderan UGM lalu menuju ke Balairung Gedung Pusat UGM.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa kegiatan nitilaku sejak tahun lalu telah direncanakan sebagai pertunjukan wisata. Sembari menghayati perjalanan perpindahan kampus UGM dari Keraton Yogyakarta ke Gedung Pusat UGM di Bulaksumur.

"Dengan tema jadul, mudah-mudahan biar jadul tapi sehat. Nanti mohon langkah demo langkah dirasakan. Terik matahari adalah bagian dari perjuangan. Itulah yang membawa kita ada di sini dan dipercaya oleh negara dan rakyat," urainya sebelum prosesi Nitilaku dimulai. (sip/ega)


Berita Terkait