Sylvi bertemu dengan pendukungnya di Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (16/12/2016) sekitar pukul 19.25 WIB. Sylvi awalnya menyapa pendukungnya sebelum berbicara soal Sumarsono.
Sylvi berbicara soal kebijakan Sumarsono yang akan menaikkan dana operasional RW. Dia memuji rencana Sumarsono. "PLT-nya pintar banget ya, menyetujui kenaikan operasional RT RW," kata Sylvi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sempat memuji, dirinya lantas menyinggung Soni, panggilan akrab Sumarsono terkair skorsing yang pernah dilakukannya terhadap 63 pasukan oranye. "PLT juga harus objektif, jangan asal kasih skorsing, apalagi mereka bukan PNS. Fotonya bukan sama orangnya langsung, mereka foto dengan senyum lebar sama spanduknya saja," katanya.
Setelah 'menyinggung' Soni, Sylvi berbicara soal keharmonisan antara DPRD dan gubernur DKI. Menurut Sylvi, dua elemen ini tak bisa berjalan sendiri-sendiri. Keharmonisan dua elemen harus dibangun kembali.
"Jadi gak boleh dewan sendirian atau gubernurnya sendirian. Jadi harus bergandengan tangan. Keharmonisan ini saya dan mas Agus akan merintis lagi." ujarnya.
"Kalau ada yg mengatakan oknum dewan ada hidden agenda misalnya UPS, ga usah takut. Kalo perlu setiap rapat kita shoot, upload ke media," imbuh Sylvi.
(GBR/jor)











































