Kesan Wakil Dubes Prancis Soal Kota Surabaya

Kesan Wakil Dubes Prancis Soal Kota Surabaya

Rois Jajeli - detikNews
Sabtu, 17 Des 2016 05:07 WIB
Kesan Wakil Dubes Prancis Soal Kota Surabaya
Foto: Rois Jajeli/detikcom
Surabaya - Wakil Duta Besar Prancis di Jakarta Charles Henri Brosseau merasakan suasana di Surabaya dan Jawa Timur lebih nyaman dibandingkan dengan ibu kota Jakarta.

Pernyataan dari diplomat dari Prancis yang baru tiga bulan tinggal di Indonesia ini ditegaskan bukan hanya sekedar pujian, tapi dirinya merasakannya sendiri.

"Saya betul-betul merasakan bahwa suasana di sini jauh lebih nyaman dibandingkan di Jakarta," kata Charles di sela kunjungannya ke Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf di ruang kerja wagub di kantor gubernur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (16/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Charles bertemu dengan Wagub Jatim untuk melaporkan rencana kegiatan peringatan ke 50 Tahun Institut Francais Indonesia (IFI) yang berlangsung pada 30 Januari 2017 mendatang.

Katanya, Jawa Timur menjadi provinsi yang sangat penting bagi Prancis. Keberadaan IFI di Surabaya menjadi salah satu buktinya yang sudah menginjak ke 50 tahun.

"Hubungan Jawa Timur dengan pemerintah Prancis sudah sangat baik, namun masih perlu dipererat terutama di bidang ekonomi dan perdagangan," tutur Charles yang didampingi Direktur IFI Surabaya Veronique Mathelin.

Ia menambahkan, hubungan antara Prancis dengan Jawa Timur di bidang pendidikan dan budaya sudah berjalan baik. Namun, pemerintahannya ingin meningkatkan di bidang lain, terutama dalam hal tata kelola kota, pengolahan sampah dan air bersih. Bidang tersebut, adalah keunggulan yang dimiliki Prancis.
Kesan Wakil Dubes Prancis Soal Kota SurabayaFoto: Rois Jajeli/detikcom

"Kami tahu bahwa Surabaya dan Jawa Timur dikelilingi laut. Kami ingin dapat meningkatkan kerjasama di bidang maritim," jelasnya.

Rencana diangkatnya Konsul Kehormatan pemerintah Prancis di Surabaya ini disambut gembira Wagub Jatim. "Ini bagus untuk, untuk meningkatkan hubungan dagang dan ekonomi antara Jawa Timur dengan Prancis," kata Saifullah Yusuf.

Wagub Jatim yang akrab disapa Gus Ipul ini mengatakan, dengan pengangkatan 20 perwakilan negara-negara sahabat di Jawa Timur, menunjukkan Jatim memiliki potensi.

"Mungkin mereka melihat Jawa Timur menarik, karena daya beli masyarakat cukup tinggi dan posisinya strategis," jelasnya.

"Ke depan, ekspor dan impor dengan Prancis sudah tidak perlu lewat negara lain, tapi bisa langsung ke Surabaya. Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kan sudah layak melayani kapal-kapal internasional secara langsung," tandasnya.

(roi/jor)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads