Dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (16/12/2016), Zulkifli menyatakan hal itu saat menjawab usulan yang disampaikan oleh anggota Kaukus Politisi Perempuan Indonesia (KPPI). Usulan itu muncul dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR di ruang Ayodhia Hotel Tasneem, Jl. Brigjen Katamso, Yogjakarta.
Sekitar 200 anggota KPPI yang mengikuti Kongres V KPPI di Yogjakarta mendapat kesempatan mengikuti sosialisasi Empat Pilar MPR yang diselenggarakan MPR bekerjasama dengan KPPI. Peserta adalah para politisi perempuan non parlemen dari lintas partai dari seluruh Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pokoknya, saya setuju sekali nilai-nilai Pancasila diajarkan kembali mulai sekarang. Mengingat membangun karakter bangsa tak bisa dilakukan dalam satu hari. Contohnya, di Jepang, Singapura, Hongkong, Amerika Serikat, semua melakukan itu, kenapa kita nggak melakukannya?" tegas Zulkifli.
Oleh karena itu, Zulkifli menyatakan, sosialisasi Empat Pilar ini harus lebih dimasifkan lagi, termasuk melalui pendidikan moral Pancasila. Bagaimana untuk merealisasikannya?
"Sudah saya sampaikan kepada Bapak Presiden, dan Bapak Presiden setuju, dan akan membentuk komisi yang dipimpin oleh Yudi Latif. Mudah-mudahan nantinya bisa berjalan baik," pungkasnya. (ega/ega)










































