Kongres Kisruh dan Panas, Amien Minta Maaf dan Berdoa

Kongres Kisruh dan Panas, Amien Minta Maaf dan Berdoa

- detikNews
Jumat, 08 Apr 2005 15:58 WIB
Semarang - Ketua Umum DPP PAN Amien Rais meminta maaf atas kekisruhan jalannya kongres. Sidang pleno pun dibuka kembali. Namun, sidang berjalan panas. Amien kemudian membaca doa untuk menenangkan peserta kongres. Sebelumnya, sidang pleno yang membahas tata tertib kongres diskors sebelum salat Jumat, karena kisruh. Sidang kisruh karena banyak peserta kongres yang tidak masuk ke ruang sidang, gara-gara tidak mendapatkan ID Card sebagai peserta kongres. Sidang pleno kemudian dibuka Amien Rais pukul 14.30 WIB di ruang Poncowati, hotel Patra Jasa, Jl. Sisingamangaraja, Semarang, Jumat (8/4/2005). Saat membuka sidang pleno, Amien meminta maaf atas kisruh yang terjadi sebelumnya. "Saya minta maaf. Tadi hanya permasalahan teknis. Sekarang sudah tidak ada lagi yang dipermasalahkan. Saya kira ini masukan buat kita semua. Sekarang, masalahnya sudah selesai," kata Amien.Setelah itu, Amien melanjutkan sidang pleno tersebut. Sidang membahas kelanjutan tatib kongres pasal per pasal. Namun, saat sidang baru berjalan beberapa menit, sidang mulai panas, karena banyak interupsi. Para peserta kongres terutama mempertanyakan mengenai siapa saja yang berhak disebut sebagai peserta kongres. Pada pasal 3 tatib disebutkan, peserta kongres terdiri peserta yang mempunyuai hak suara terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara dari DPW, DPD dan perwakilan luar negeri, serta pengurus harian DPP. Sedangkan peninjau tidak memiliki hak suara, yang terdiri dari anggota dan ketua-ketua MPP. Para peserta meminta pasal itu diubah. Sebenarnya, masalah ini diperkirakan tidak akan mendapat perdebatan yang serius, karena hal itu sudah lumrah. Tapi, entah mengapa, pasal itu diperdebatkan. Banyaknya interupsi ini juga membuat suasana gaduh. Bahkan, Amien Rais sampai geleng-geleng kepala melihat kelakuan peserta kongres itu. Untuk menenangkan suasana, Amien pun membacakan doa. Strategi Amien manjur. Semua peserta sidang terdiam. Sidang pun dilanjutkan dengan lancar. Setelah pembahasan tatib selesai, kini sidang beragendakan pembacaan laporan pertanggungjawaban DPP PAN 2000-2005. (asy/)



Berita Terkait