DetikNews
Kamis 15 Desember 2016, 17:25 WIB

Kata Para Pesohor Pro-Ahok, Terenyuh Lihat Sidang hingga Suka Ketegasan

Bisma Alief Laksana - detikNews
Kata Para Pesohor Pro-Ahok, Terenyuh Lihat Sidang hingga Suka Ketegasan Foto: Para artis pro-Ahok (Bisma Alief/deticom)
Jakarta - Beberapa artis dan pengusaha menyatakan dukungannya pada calon gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Beberapa artis tersebut antara lain Cathy Sharon, Dion Wiyoko, Aline Adita, dan pendiri Kaskus Andrew Darwis.

Mereka mendukung Ahok karena merasakan banyaknya perubahan yang sudah dilakukan oleh Ahok untuk Jakarta. Mereka juga terenyuh pada Ahok saat menangis di persidangan.

"Pas pengadilan terakhir itu turning point (titik balik) banget sih. Simpati publik dan pandangan publik berubah. Karena kita sudah melihat bagaimana dia menyampaikan secara jujur, dan itu kayaknya kena di hati orang dan teman-teman. Dan ini saatnya untuk membela Pak Ahok," kata Cathy di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2016).

Cathy juga mengatakan bahwa Ahok adalah sosok yang tepat untuk membangun Jakarta. Selain jujur, Ahok juga tidak melupakan kesejahteraan rakyat Jakarta. Apa yang dikatakan oleh Ahok, pasti ditepati dengan kerja nyata.

Kata Para Pesohor Pro-Ahok, Terenyuh Lihat Sidang hingga Suka KetegasanFoto: Para artis pro-Ahok (Bisma Alief/deticom)


"Pak Ahok menurut saya adalah sosok yang sangat baik, jujur, dan pekerjaannya sangat nyata. Apa yang diucapkan sama apa yang dikerjakan sejalan gitu. Saya lihat dari kesejahteraan rakyat, dari orang-orang yang bekerja pada saya ya, itu terlihat nyata. Jadi saya harus maju dan membela Pak Ahok karena saya yakin dia orang yang benar," ucap Cathy.

Sementara Dion, mengatakan mendukung Ahok-Djarot karena sisi kebhinekaan. Dion yang mengaku ber-KTP Tangerang, mendukung Ahok juga karena hasil kerja Ahok selama menjadi Gubernur. Ketegasan Ahok sangat diperlukan untuk membenahi Jakarta.

"Kalau saya lebih concern masalah kebhinekaan ya. Akhir-akhir ini bhinneka tunggal ika hanya diucapkan saja, tapi kayaknya kalau direalisasikan oleh masyarakat Indonesia jauh belakang banget gitu," ujar Dion di lokasi yang sama.

Dion melihat Ahok sebagai sosok yang tegas. Jakarta butuh pemimpin yang tegas dan berani mengambil risiko. Dia merasakan ada perbedaan selama Jakarta dipimpin Ahok.

"Memang kalau aku melihatnya, kelebihan Pak Ahok itu di ketegasannya. Jakarta butuh pemimpin yang sangat tegas dan berani mengambil resiko. Itu semua ada di Pak Ahok. Buktinya terasa, selama dipimpin Ahok, Jakarta terasa perbedaannya," lanjutnya.

Sedangkan Aline, menganggap Ahok adalah sosok yang inspiratif. Kemauan Ahok untuk bekerja keras membangun Jakarta dan mendengarkan keluhan masyarakat adalah nilai tambah untuk Ahok.

"Beliau sosok yang sangat menginspirasi dan dia orang yang jujur. Dia juga mau bercapek-capek ngurusin orang Jakarta. Enggak gampang loh ngurusin karakter orang-orang Jakarta dengan 12 juta orang," tutur Aline di Rumah Lembang.

"Tapi beliau sosok yang sangat sabar mau mengayomi dan rajin mendengar masyarakatnya. Jarang gubernur yang mau duduk mendengarkan keluhan warganya, dan langsung mengambil real action untuk menyelesaikan permasalahan tersebut," lanjutnya.

Untuk pendiri Kaskus, Andrew Darwis, dirinya datang mendukung Ahok karena keinginannya pribadi bukan mewakili Kaskus. Dirinya mendukung Ahok karena Jakarta butuh pemimpin yang tegas, bahkan Andrew menganggap Ahok sebagai guru yang galak. Namun dibalik sifat galak Ahok, dirinya melihat kemauan Ahok untuk membuat Jakarta lebih rapi dan lebih keren.

"Sebenarnya saya datang ke sini enggak mewakili kaskus ya, tapi mewakili pribadi. Karena saya lihat Jakarta ini sejak kepemimpinan Ahok banyak perubahan lebih bagus, lebih rapi, lebih keren. Kayaknya Jakarta perlu orang seperti itu, orang yang keras. Kita masih dalam tahap belajar jadi perlu guru yang galak," kata Andrew di Rumah Lembang.

"Terlihat daerah Pluit sekarang jarang banjir. Kemudian, Kalijodo jadi rapi, jadi tempat main skateboard, bisa buat tempat kumpul-kumpul. Pembangunan di Semanggi, perlakuan genap ganjil. Jadi dilihat kalau perubahannya lebih terasa," tutupnya.


(bis/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed