"Ini kurang jumlahnya karena hanya tambahan 200. Ini kan seribu sekian, sementara RW kita 2.700. Jadi yang hanya terpenuhi seribu saja, jadi baru 40 persen," kata Sumarsono di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2016).
Sumarsono menuturkan, Pemprov DKI Jakarta menargetkan gerobak motor akan disediakan di seluruh lingkungan RW DKI Jakarta. Namun, Pemprov DKI hanya mampu menambah 30 persen dari kebutuhan total.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soni juga meminta gubernur terpilih mampu memperhatikan kebutuhan gerobak motor. Menurutnya pengadaan tersebut untuk mendukung program Jakarta Bersih.
"Tinggal siapa yang menjadi gubernur ke depan. Kebutuhan gerobak motor itu harus ada.Jadi targetnya justru kalau ada duit kita kejar sampai semuanya dapet gerobak motor karena Jakarta baru adalah program membuat Jakarta benar-benar siap bersih, aman, nyaman, skala Internasional. Sebab itu konsekuensinya kebersihan menjadi berita utama," imbuhnya.
Sebelumnya, Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta menambah armada kebersihan sebanyak 582 unit pada Selasa (13/12). Unit-unit ini disebar ke semua Suku Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta.
Penambahan kendaraan kebersihan tersebut antara lain, mobil sapu jalan, truk compactor, truk arm roll kecil, arm roll besar, dump truk besar, truk tangki air kecil, truk tangki air besar dan gerobak motor. (azf/nkn)










































