Fenomena "Bus Telolet": Kurang Hiburan, Bus Digandrungi hingga Bikin Macet

Nograhany Widhi K - detikNews
Kamis, 15 Des 2016 14:40 WIB
Foto: Fenomena "bus telolet" di Ngabul, Jepara (Foto: tangkapan layar Youtube TheFaizin99))
Jakarta - Fenomena anak-anak di Ngabul, Jepara, Jawa Tengah yang meminta sopir bus membunyikan klakson alias "bus telolet" jadi viral. Ada apa di balik fenomena ini?

"Iya kalau saya rasa ini satu bentuk kurang hiburan. Ini zaman modern, bermain sudah jarang, akhirnya mainan sama gadget, akhirnya mereka ada tempat nongkrong sama main kan senang gitu anak-anak pada hal yang baru. Saya rasa misalnya dilanjutin sampai 2-3 bulan sudah bosan sih. Kalau karakter di daerah Jepara, sebulan-dua bulan sudah bubar itu," tutur Ketua Umum Bis Mania Community (BMC) Arief Setiawan saat berbincang dengan detikcom, Kamis (15/12/2016).

Arief merupakan warga Jepara yang bekerja di Jakarta dan pulang ke Jepara dari Jakarta tiap 2 pekan sejak 2006 dengan menaiki bus. Salah satu dampak positif dari fenomena "bus telolet" menurutnya adalah naiknya pamor bus sebagai transportasi massal.

"Positifnya, bus jadi lebih dikenal masyarakat. Bus sekarang sudah beda sama zaman dulu, fasilitas semuanya kan bagus-bagus, salah satu alternatif kalau ke luar kota selain kereta dan pesawat," imbuhnya.



Negatifnya, warga, termasuk anak-anak terkadang mengabaikan risiko keselamatan dengan mencegat bus di pinggir jalan. Fenomena "bus telolet" di Ngabul Jepara menimbulkan kemacetan karena menyemut di kanan-kiri jalan. Aksi warga, termasuk anak-anak, menurut Arief, sampai menghentikan bus hanya untuk merekam suara klakson teloletnya.

"Negatifnya antisipasi keamanan, safety, meresahkan pengguna jalan lain, buat macet. Paling parah Senin-Selasa lalu memacetkan 1 jam sampai 2 jam lebih di Ngabul. Itu bus Santika biasanya sampai Mayong magrib, itu masih sampai Ngabul," tuturnya.

Fenomena Foto: Fenomena "bus telolet" di Ngabul, Jepara (Foto: tangkapan layar Youtube TheFaizin99))


Anak-anak hingga orang dewasa di Ngabul, Jepara memang sekitar 1 bulan ini suka nongkrong di pinggir jalan untuk menantikan bus-bus antar kota. Mereka berteriak "Om telolet Om!" hingga membawa spanduk bertuliskan "Om! Telolet :)" dengan maksud meminta sang sopir membunyikan klakson telolet yang nadanya unik dan lucu. Aksi mereka direkam dan menjadi viral di Youtube. (nwk/try)