Cagub Rano Karno mengaku sangat bersyukur atas terselenggaranya perayaan Maulid Nabi yang juga dihadiri oleh ustaz Fikri Haikal anak dari dai kondang Zainuddin MZ. Meskipun pelaksanaan tidak dilakukan di masjid karena terbentur oleh aturan kampanye, ia meminta masyarakat Banten tidak berkecil hati dan tetap mendengarkan tausiah tentang Nabi Muhammad.
"Maulid kali ini semoga memberikan faedah bagi kita semua, menambah kecintaan kita kepada Nabi. Semakin mengenal beliau dan semakin kita dekat. Karena hanya beliau yang bisa memberikan syafaat bagi kita," ujar Rano Karno, di Pekarungan, Kota Serang, Rabu (14/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah sang putra meneruskan syiar beliau. Dan mudah-mudahan nanti anak-anak kita semua makin mengetahui sosok Nabi," kata Rano.
Dalam kesempatan yang sama, cawagub Embay Mulya Syarief juga mengajak warga Kota Serang khususnya agar selalu meneladani perilaku Nabi. Acara Maulid ini menurutnya untuk mengingatkan kembali bagaimana akhlak dan sosok Nabi.
"Acara Maulid ini semoga memberikan nilai keteladanan berupa akhlakul karimah dari baginda Rasulullah" ujar Embay.
Foto: Rano dan Embay hadiri perayaan maulid Nabi di Serang/ Bahtiar detikcom |
Rano Karno Ajak Warga Banten Berbondong-bondong ke TPS Pada 15 Februari
Rano Karno mengajak warga Banten agar saat waktu pencoblosan pada 15 Februari 2017 nanti datang berbondong-bondong ke bilik Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Menurut Rano, saat ini dirinya memang kandidat calon gubernur. Namun ia masih menjabat sebagai gubernur definitif sampai 11 Januari 2017. Oleh sebab itu ia merasa memiliki kewajiban mensosialiasikan kepada masyarakat Banten agar memilih calon pemimpin di Pilkada nanti. KPU Banten menurutnya diberikan target agar partisipasi penduduk di waktu pemilihan akan datang sampai 70 persen.
"Saya harapkan masyarakat harus berbondong-bondong memberikan suara. Pilkada kabupaten dan kota di Banten rendah tidak sampai 60%. Diharapkan Pilkada gubernur bisa mencapai 70%," kata Rano Karno.
Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Banten sebagaimana ditetapkan oleh KPU berjumlah 7,7 juta jiwa. Ini lebih besar dari Pilkada Jakarta yang hanya 7,1 juta. Oleh sebab itu menurut Rano, Banten memiliki lebih banyak suara dan jika nanti saat pemilihan partisipasinya rendah. Artinya, menurut Rano, di proses Pilkada Banten ini harus ada yang diperbaiki.
Selain itu ia juga mengajak agar predikat daerah rawan Pilkada di Banten agar dihilangkan. Provinsi ini menurutnya bisa melaksanakan pemilihan dengan damai dan tentram.
"Pilkada cuma dua pasang, tidak perlu pusing-pusing. Hari ini PSSI menang 2-1, jadi nomor 2 mengalahkan nomor 1. Mudah-mudahan tahun depan 2 bisa mengalahkan nomor 1," kata Rano Karno sambil bergurau menyinggung kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand dengan skor 2-1.
(bri/rvk)












































Foto: Rano dan Embay hadiri perayaan maulid Nabi di Serang/ Bahtiar detikcom