Agus tiba di lokasi peternakan sapi di Tegal Parang Selatan, Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2016) sekitar pukul 15.05 WIB. Sesampainya, Agus disuguhi minuman susu sapi murni yang sudah dikemas.
"Susu sapi ya pak? Susunya murni ya pak ini," kata Agus bertanya. Selanjutnya dengan menggunakan sedotan, Agus meminum susu tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluhan dari pemilik peternakan sapi di Tegal Parang tersebut adalah kurangnya perhatian dari pemerintah dan juga ingin didukung usahanya. Karena pergerakan ekonomi yang menurutnya juga lambat, ini berpengaruh pada omset.
"Ya, sapinya enggak sakit kan pak," tanya Agus.
"Enggak pak," jawab peternak sapi, Yudi.
Agus lalu ditawarkan untuk memerah sapi. "Mas Agus mau nyoba merah susu, Mas?" tanya salah seorang pegawai peternakan ke Agus.
Agus menjawab ajakan tersebut dengan berkata mungkin di kesempatan lain dirinya akan memerah susu sapi. Kemudian Agus berjanji akan memerhatikan lagi usaha seperti peternakan sapi itu. (gbr/imk)











































