"Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa bus yang terbakar terindikasi (karena) sebagian wiring di depan (dashboard) tidak sempurna. Ada satu sambungan kabel yang mengakibatkan ada arus pendek," ujar Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2016).
Investigasi atas terbakarnya bus gandeng merek Ankai ini melibatkan konsultan, pihak Ankai selaku produsen dan para agen tunggal pemegang merek (ATPM) Mercedes Benz dan Scania. Dari hasil investigasi, pihak TransJ akan melakukan pengecekan terhadap armada bus lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain membenahi sistem kabel di bus, pihak TransJ juga berencana membuat standar sistem kontrol pemutus daya di ruang kabin, mesin dan aki agar terhindar dari korsleting.
"Kami sudah mengatur jadwal untuk pengecekan, servis yang dilakukan berkala oleh operator dan agen pemegang merek. Kami imbau semua operator agar melakukan perawatan," sambung Budi. (fdn/fjp)











































