'
Pertama, adanya rapor merah dari masyarakat atas 4 kondisi kehidupan masyarakat DKI. "Persepsi publik terhadap empat aspek kehidupan sehari-hari yaitu aspek politik, ekonomi, keamanan, dan penegakan hukum cenderung negatif," kata peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby saat memaparkan hasil survei di kantornya, jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (14/12/2016).
"Buruknya persepsi publik berbagai aspek kehidupan ini menjadi lahan perlunya perubahan," tambah Adjie.
Penyebab kedua adalah mayoritas publik tak nyaman dengan pro kontra kasus Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sejak mencuatnya kasus Al-Maidah. Menurut hasil survei LSI Denny JA, terlepas dari sikap mereka yang pro atau anti Ahok, sebesar 68.5 % publik menyatakan kehidupan mereka terganggu atas munculnya kasus Ahok ini. "Dan mereka ingin perubahan," papar Adjie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Survei LSI Denny JA dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden pada tanggal 1-6 Desember 2016 di Jakarta. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of Error survei ini plus minus 4,8%. (erd/erd)











































