Proposal Joint Investigation Munir Dibahas Minggu Depan

Proposal Joint Investigation Munir Dibahas Minggu Depan

- detikNews
Jumat, 08 Apr 2005 11:01 WIB
Jakarta - Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis HAM Munir berencana kembali bertemu Badan Intelijen Negara (BIN) minggu depan untuk membicarakan proposal joint investigation antara TPF, BIN, dan tim penyidik."Sekarang kita sedang menyusun proposal tentang konsep joint investigation. Setelah selesai kemudian kita akan kirimkan proposal tersebut kepada BIN untuk dipelajari," kata Ketua TPF Marsudi Hanafi di Mabes Polri jalan Trunojo Jakarta Selatan, Jumat (8/4/2005).Menurut dia, pihaknya saat ini tidak terpengaruh dengan belum ditetapkannya dua pejabat Garuda Indonesia Indra Setiawan dan Ramelgia Anwar menjadi tersangka."Lagi-lagi sekarang ini kita sudah menyerahkan wilayah satu (pejabat tinggi Garuda) kepada tim penyidik untuk melakukan langkah-langkah apa selanjutnya untuk pemeriksaan. Sementara kita sekarang sudah menuju wilayah berikutnya," ujar Marsudi.Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga telah mempertanyakan komitmen dari BIN di dalam penyelesaian kasus Munir yang diduga kuat meninggal akibat racun arsenik yang diasupnya saat berada di dalam pesawat Garuda."Saya juga sudah menanyakan komitmen apa yang telah dilakukan oleh BIN dalam penyelesaian kasus ini. Mereka menjawab bahwa mereka telah melakukan investigasi secara internal. Ini merupakan niat baik dari pihak BIN, meskipun hasilnya belum bisa menemukan siapa orang dari BIN yang terkait dalam permasalahan kasus ini," kata Marsudi.Sementara hingga pukul 11.00 WIB, masih berlangsung penyelidikan terhadap dua pejabat Garuda Indonesia Indra Setiawan dan Ramelgia Anwar yang berlangsung di ruang Bareskrim Mabes Polri sejak pukul 10.00 WIB. (sss/)


Berita Terkait