Ungkit Jaket Bomber dan Payung Biru Jokowi, Wiranto: Pemimpin Jadi Panutan

Ungkit Jaket Bomber dan Payung Biru Jokowi, Wiranto: Pemimpin Jadi Panutan

Dewi Irmasari - detikNews
Rabu, 14 Des 2016 13:21 WIB
Ungkit Jaket Bomber dan Payung Biru Jokowi, Wiranto: Pemimpin Jadi Panutan
Foto: Dewi Irmasari/detikcom
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto berbicara soal sosok pemimpin sebagai figur yang menjadi panutan. Dia mencontohkan saat Presiden Joko Widodo memakai jaket bomber dan payung berwarna biru.

"Betapa pemimpin itu mewarnai komunitasnya. Kemarin itu saya mendampingi Pak Jokowi datang ke Jakarta dalam peristiwa 212 itu untuk mendoakan Indonesia selamat. Waktu itu hujan, Presiden pakai payung warna biru. Nah, masyarakat berbondong-bondong pakai payung warna biru," kata Wiranto.

Hal itu disampaikan saat membuka acara DKPP Outlook 2017: Evaluasi dan Proyeksi di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2016). Acara tersebut juga dihadiri Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie, Ketua KPU RI Juri Ardiantoro, dan Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebelumnya peristiwa 411, Presiden pake jaket Zara. Habis itu habis semua persediaan. Artinya, pemimpin betul-betul orang yang dipanuti," ujarnya.

Wiranto menuturkan bahwa negara membutuhkan pemimpin yang andal di era globalisasi ini. Tidak hanya pemimpin nasional, pemimpin lokal juga harus menunjukkan integritasnya.

"Apakah partai politik sudah merekrut pemimpin yang baik? Sebagai pemimpin partai politik, saya bilang secara jujur, belum," lanjut Ketum nonaktif Hanura ini.

Menurutnya, penyelenggara pemilu juga punya peran untuk memastikan pemimpin yang berkualitas. Di situlah peran DKPP dalam menjunjung kehormatan penyelenggara pemilu.

"Kalau begitu, beratkah tugas penyelenggara pemilu? Ya, berat sekali. Harusnya kita setuju bahwa DKPP itu tugasnya sangat penting, sangat berat, dan menentukan," ungkap Wiranto.





(imk/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads