"Kami sudah melakukan pengecekan. Tidak ada nama Dora Natalia atau Dora Natalia Singarimbun yang terdaftar dalam sistem kami sebagai mitra pengemudi," ujar Public Relation Manager Grab Indonesia, Ekhel Liu saat dihubungi detikcom, Rabu (14/12/2016).
Ekhel mengatakan, Grab memiliki kode etik khusus yang harus dipatuhi oleh mitra pengemudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam status akun Facebook milik Dora Natalia, ia menuliskan soal gaji yang didapat dan pekerjaan sampingannya sebagai driver Grab. Postingan tersebut menjadi viral dan menuai reaksi dari netizen.
"Besok sdh gajian kurang lebih 3 jutaa.. saldo rekening 4 jt.. tapi bakal di debet bayar cicilan rumah 3,7 juta...gaji yg masuk .. bayar wang skul.. 1 jt gaji k fera 1 jt... sisanya belanja bulanan.... remun yg masuk 8 juta ... blom bayar mobil 3,2 jt ... blom byr bjb syariah 4,5 juta...manaalaaah cukup FB.... tolong dooong di share siapa yg mau bantuin gue ....btw... gue ada job sampingan kooq as GrAB DriVer... anak mama yg ganteeng mulai besok mama mu ini pulang kantor ngegrab yaahhh....," demikian postingan Dora yang tertulis diunggah pada 27 Oktober.
Dora membuat heboh ketika videonya yang ngamuk dan mencakar polantas viral. Dia ngamuk saat hendak ditilang di Jalan Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur pagi tadi.
(fjp/fjp)











































