Imbauan ini disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Boy Rafli Amar terkait penangkapan terduga teroris jaringan Bekasi. Tim Densus 88 Antiteror menangkap 4 orang yakni Muhammad Nur Solihin, Agus Supriyadi, S alias Abu Izzah di Karanganyar, Jawa Tengah termasuk Dian Yulia Novi di Bintara Jaya, Bekasi. Dian akan dijadikan sebagai pengantin atau orang yang membawa dan meledakkan bom bunuh diri.
"Jangan sampai gaya seperti ini ditiru dan dicontoh bagi wanita lain. Aksi bom tidak baik dicontohkan wanita negara kita. Tidak mungkin Polri dengan satu-satu mengecek, kita berharap wanita tidak memikirkan ide-ide itu," sambung Boy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang banyak upaya (antisipasi), membangun upaya kepedulian tokoh masyarakat untuk menyelamatkan untuk menyelamatkan itu. Sepertinya dia sudah tergerak, bagaimana kita menyelamatkan kaum wanita lain untuk melakukan hal tersebut. Tapi bagaimana tokoh masyarakat, tokoh agama, para keluarga para suami orang tua yang memiliki anak untuk kita selamatkan, imbuh Boy.
Tim Densus sebelumnya menangkap keempat terduga teroris di sejumlah tempat terpisah pada Sabtu (10/12). Di rumah kos yang dihuni Dian, tim Densus menemukan bom panci seberat 3 kg dengan daya rusak ledakan mencapai radius 300 meter.
(fdn/fjp)











































