Bursa Ketum PAN, Soetrisno dan Hatta Paling Berpeluang
Jumat, 08 Apr 2005 09:31 WIB
Jakarta - Kongres II PAN telah resmi dibuka. Dari 7 kandidat calon ketum, nama Soetrisno Bachir dan Hatta Radjasa dinilai paling berpeluang menggantikan Amien Rais. "Politik itu masih paternalistik dan jaringan. Amien memberi sinyal dukungan kepada Soetrisno sehingga dukungan kepadanya juga akan kuat. Tapi kalau Hatta maju juga relatif kuat karena kepengurusan di daerah banyak orang KAHMI," ujar pengamat politik Sukardi Rinakit ketika dihubungi detikcom, Jumat (8/4/2005). Nama lain yang juga berpeluang menurut Sukardi adalah Moeslim Abdurrahman. "Moeslim relatif bisa masuk kemana-mana, tidak ada persoalan dengan image. Kalau Sutrisno yang menang citranya pengusaha. Kalau Hatta menang citranya perpanjangan tangan pemerintah," katanya. Namun, lanjut Sukardi, semuanya juga tergantung negosiasi di lapangan menjelang last minute. Misalnya jika Soetrisno dan Hatta bergabung potensi untuk menang akan lebih tinggi jika dibandingkan Moeslim bergabung dengan calon lainnya. Siapapun yang terpilih sebagai ketum PAN, lanjut Sukardi, harus bekerja keras untuk minimal mempertahankan perolehan suara PAN. Pasalnya, selama ini figur dan kepemimpinan Amien sangat melekat di PAN. "Setelah kepemimpinan Amien, PAN harus kerja keras. Tanpa kerja keras suara PAN akan lebih kecil dibandingkan saat dipimpin Amien," jelasnya. Ia menambahkan jika ketum baru bekerja keras kemungkinan akan mendapat keuntungan suara kelas menengah PDIP. Selain itu, PAN juga bisa mendapat aliran suara dari pendukung Partai Demokrat jika mereka menilai pemerintahan SBY mengecewakan.
(rif/)











































