Fraksi Gerindra DPR ingin bila akhirnya UU MD3 direvisi, maka hal tersebut membawa kemajuan pada lembaga legislatif tersebut. Meskipun mereka merasa janggal bila pimpinan DPR nantinya berjumlah genap, 6 orang.
"Kalau ada penambahan harusnya ada proses yang menuju kemajuan bukan kemunduran," kata Ketua Fraksi Gerindra DPR Ahmad Muzani di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/12/2016).
"Meskipun ada keganjilan pimpinan ada 6, genap harusnya kan ganjil. Tapi kalau itu kesepatakannya kami taat, kami ikut," lanjutnya.
Muzani tidak ingin penambahan pimpinan DPR berdampak buruk bagi kinerja DPR. Dirinya berharap penambahan tersebut membuat kinerja DPR lebih produktif.
"Yang kami harapkan, kita akhiri kegaduhan dan keributan yang melilit rumah tangga (DPR) menuju DPR yang lebih produktif. Karena lembaga ini penting," ujarnya. (bis/erd)











































