"Semuanya kita evaluasi. Sistemnya sendiri kita lihat apakah sudah sempurna. Sebetulnya tak ada yang sempurna. Semuanya pasti harus ada kaji ulang atau koreksi perbaikan, penyempurnaan," kata Agus di Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2016).
Agus menambahkan, semangat untuk memperbaiki sistem aplikasi tersebut harus dimiliki semua pihak. Agus juga akan melihat kembali aplikasi tersebut, apakah sudah efektif atau malah menjadi kontraproduktif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Danyonif 203/Arya Kemuning itu juga mengatakan bahwa edukasi yang baik kepada para pihak yang bertanggung jawab dalam menjalankan aplikasi tersebut juga akan dilakukan menyeluruh. Ini agar tidak ada pihak yang merasa dibebani.
"Selanjutnya edukasi kepada semua yang memiliki tanggung jawab untuk bisa menggunakan sistem tersebut dalam rangka proses check and balance. Yang kita tidak harapkan sebuah sistem itu menjadi kontraproduktif karena seolah-olah membebani warga kita sendiri," tutur suami Annisa Pohan ini.
"Banyak sekali masukan-masukan seperti itu. Kalau 1-2 orang (yang mengadu) mungkin saya menganggapnya pendapat pribadi ya. Kalau hampir semua, itulah mengapa saya harus review secara utuh," tandas Agus. (gbr/imk)










































