Mengenakan setelan baju koko putih dan kopiah hitam, Agus tiba di Masjid Tangkuban Perahu, Jalan Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2016) sekitar pukul 05.50 WIB. Agus lantas langsung menyapa timnya dan masuk ke dalam masjid tempat berlangsungnya acara.
Agus tampak khidmat mengikuti rangkaian acara demi acara. Bukan hanya Agus, ratusan jemaah yang hadir mengenakan setelan baju koko putih tersebut pun larut dalam acara itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Agus Yudhoyono di acara Maulid Nabi di Setiabudi |
Agus yang hadir sebagai tamu undangan lantas memberikan sambutan. Agus mengajak seluruh umat Islam untuk terus mencontoh akhlak dan karakter Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, suami Annisa Pohan ini mengingatkan jemaah yang hadir untuk tetap menjaga ukhuwah islamiyah. "Islam harus jadi pedoman kita dan melalui majelis seperti ini, kita tunjukkan kepada dunia bahwa Islam ini cinta damai," tutur Agus.
Di akhir sambutannya, Agus meminta maaf tak bisa berlama-lama ataupun menyampaikan kampanye. Sebab, ujarnya, masjid tidak bisa dijadikan sarana untuk kampanye.
"Mohon maaf, ini bukan pidato politik, bukan kampanye, karena tidak boleh di dalam masjid. Oh ya, ada ibu-ibu, luar biasa. Kami dengan rendah hati mendoakan agar semua mendapat umur yang barokah, rezeki lancar, dan kebahagiaan lahir dan batin," tutup putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini. (GBR/fjp)












































Foto: Agus Yudhoyono di acara Maulid Nabi di Setiabudi