Hal tersebut disampaikan President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddinn dalam keterangan yang diterima detikcom, Minggu (11/12/2016). Menurut Awaluddinn, siaga 24 jam itu bisa terlaksana atas dukungan dari seluruh kepentingan seperti Otoritas Bandara, Airnav Indonesia, dan pihak-pihak lainnya.
Adapun pelaksanaan siaga operasional 24 jam ini dilaksanakan hingga kondisi dinilai kondusif. Di mana dalam kondisi normal, bandara beroperasi hingga pukul 18.00 WIB atau 22.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda dan Bandara Halim Perdanakusuma. Kami juga mendoakan supaya seluruh pihak yang bertugas dapat menjalankan tugasnya dengan baik," lanjutnya.
Selain itu AP II juga mempunyai kebijakan untuk mempercepat proses bongkar muat kargo di bandara. Khususnya kargo yang berisi bantuan untuk korban gempa. Percepatan ini tetap dengan memperhatikan kelengkapan administrasi sesuai ketentuan. (rna/rna)











































