Usai Bertemu Jokowi, Para Kiai Ajak Masyarakat Perbarui Semangat Kebersamaan

Usai Bertemu Jokowi, Para Kiai Ajak Masyarakat Perbarui Semangat Kebersamaan

Niken Purnamasari - detikNews
Minggu, 11 Des 2016 20:41 WIB
Usai Bertemu Jokowi, Para Kiai Ajak Masyarakat Perbarui Semangat Kebersamaan
Presiden Jokowi di GP Ansor (Foto: Niken/detikcom)
Jakarta - Presiden RI Joko Widodo menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama para kiai sepuh di kantor PP GP Ansor. Dalam acara tersebut, para alim ulama mengajak rakyat Indonesia untuk saling menghargai perbedaan dan menjaga persatuan serta kesatuan bangsa.

Hal itu disampaikan perwakilan para kiai, yani Katib Aam PBNU, K.H Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya dalam ceramah singkatnya.

"Kejadian yang kita alami hari ini cerminan dari masalah yang dirasakan oleh rakyat yaitu berkurangnya rasa saling percaya di antara sesama anak bangsa," ujar Yahya di kantor PP GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (11/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para kiai mengajak segenap warga bangsa untuk memperbarui kembali semangat kebersamaan. Saling menjaga, saling membantu dan gotong royong. Hal ini penting bukan hanya dengan keragaman dasar suku, agama dan ras saja tapi juga dalam kaitan seluruh dinamika berbangsa dan bernegara," sambungnya.

Dalam ceramah, K.H Yahya Staquf juga menyampaikan harapan para kiai sepuh yang hadir dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW agar Presiden Joko Widodo bisa merangkul seluruh elemen bangsa dalam upaya memersatukan bangsa.

"Para kiai akan sangat berbahagia apabila pemerintah khususnya Bapak Joko Widodo berkenan menjalani hubungan silaturahmi yang erat yang didasari oleh keikhlasan, saling percaya dan menghormati untuk bersama-sama memikirkan dan mengupayakan kemaslahatan bagi seluruh bangsa dan rakyat," ujar Yahya.

Di akhir ceramah, Gus Yahya mengatakan bahwa para alim ulama siap untuk membantu pemerintah dalam hal memberikan saran untuk kemajuan dan kemaslahatan bangsa.

"Para kiai berharap kepada pemerintah khususnya Bapak Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin bangsa untuk memperhatikan berbagai kegelisahan maupun tuntutan rakyat dengan pandangan rahmat dan kasih sayang. Para kiai senantiasa menyediakan diri lahir batin kapanpun pemerintah membutuhkan sumbangan dan saran-saran pemikiran," tuturnya.

"Para kiai mengajak untuk meneguhkan kembali semangat keikhlasan serta iman dan takwa sebagai niat dalam upaya mengatasi masalah bangsa ini," ucap Gus Yahya menutup ceramahnya. (nkn/rna)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini