2 DPO Teroris Jaringan Bahrun Naim Berperan Sebagai Perakit Bom

2 DPO Teroris Jaringan Bahrun Naim Berperan Sebagai Perakit Bom

Kanavino Ahmad Rizqi - detikNews
Minggu, 11 Des 2016 16:50 WIB
2 DPO Teroris Jaringan Bahrun Naim Berperan Sebagai Perakit Bom
Foto: Karnavino Ahmad Rizqi/detikcom
Jakarta - Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri masih mengembangkan penangkapan 4 teroris yang rencananya akan melakukan amaliyah di depan objek vital nasional. Saat ini tim Densus tengah memburu 2 orang DPO yang terkait dengan jaringan tersebut.

"(Peran) mereka juga membantu merakit bom," ujar Kabag Mitra Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Awi Setiyono kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Minggu (11/12/2016).

Awi mengungkap, dua orang DPO yang tidak disebutkan identitasnya itu, mempelajari cara-cara merakit bom langsung dari Bahrun Naim, pimpinan Jamaah Anshorut Daulah Khilafah Nusantara (JADKN).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka di-guide langsung oleh BN (Bahrun Naim) melalui telegram (aplikasi pesan Telegram-red)," lanjut Awi.

Sebelumnya, Densus 88 AT menangkap 4 teroris di 3 lokasi berbeda pada Sabtu 10 Desember kemarin. Tersangka Dian Yulia Novi ditangkap di kosannya di Jl Bintara Jaya VIII RT 04/09, Kota Bekasi, Sabtu (10/12) sore.

Sementara dua pria lainnya, yakni Nur Susilo dan Agus Supriyadi ditangkap di bawah flyover Kalimalang, Bekasi. Di hari yang sama, tim Densus juga menangkap salah satu kelompoknya yakni S alias Abu Izzah di Karanganyar, Jawa Tengah pada pukul 18.30 WIB.

"Tim masih bekerja memeriksa termasuk juga pengembangan-pengembangan, ada yang di Jawa Timur, Jawa Tengah, bergerak terus. Berapa lama BN (Bahrun Nai) merekrut mereka, ini belum seluruhnya," tandasnya.

(mei/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads