"Saya minta jajaran saya untuk jalin komunikasi dengan FKUB, MUI, tokoh agama, agar semua stakeholder memahami bahwa Indonesia itu beragam," kata Tito saat berkunjung ke Polda Sumut, Sabtu (10/12/2016).
"NKRI bukan hanya satu, tapi beragam," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenderal bintang empat itu memastikan pihak kepolisian akan melakukan pengamanan di tempat ibadah. "Penempatan personel nanti diatur. Densus 88 ada melekat di sana nanti," tandas Tito.
Setelah berkunjung Mapolda Sumut, Tito rencananya kembali bertolak ke Jakarta. Dia didampingi Kabaharkam Polri Komjen Putut Bayu Seno.
(ega/ega)











































