Anjing Pelacak hingga Kamera Bantu Pencarian Korban Gempa Aceh

Anjing Pelacak hingga Kamera Bantu Pencarian Korban Gempa Aceh

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Jumat, 09 Des 2016 18:55 WIB
Anjing Pelacak hingga Kamera Bantu Pencarian Korban Gempa Aceh
Foto: Petugas gali reruntuhan bangunan ruko/ Noval detikcom
Jakarta - Berbagai tantangan dihadapi Basarnas dalam pencarian korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa Aceh. Anjing pencari, alat deteksi dan kamera digunakan untuk mencari korban.

"Menggunakan K9 yang Jakarta Rescue, kemudian menggunakan live detector namanya, ada juga kamera untuk bisa melihat," ujar Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) F. Henry Bambang Soelistyo kepada wartawan di Jalan Sultan Iskandar Muda, Pasar Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, Jumat (9/12/2016).

Berbagai tantangan dihadapi Basarnas yang dibantu TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan masyarakat dalam mencari korban. Tantangan yang dialami karena banyaknya meterial runtuhan bangunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tantangannya, bisa enggak you (kamu) lihat itu, bisa enggak you lihat itu masih ada orang apa enggak. Enggak bisa kan," kata Bambang kepada wartawan.

Hingga saat ini, Basarnas yang dibantu berbagai unsur tersebut, terus mencari korban yang diduga tertimbun runtuhan bangunan di Pasar Meureudu. Alat berat juga digunakan untuk membersihkan puing bangunan.

"Tidak (bahaya) dong, dia (alat berat) kan diarahin untuk membersihkan. Di mana titiknya yang dicurigai tidak sembarangan (dibersihkan). Itu ada yang mandu," jelasnya.

Dari 13 titik yang disasar Basarnas, baru di titik Pasar Meureudu yang diduga ada korban yang masih tertimbun. "Iya baru dari titik ini (adanya dugaan korban tambahan)," sebut Bambang.


(fdn/fdn)


Berita Terkait