Penjelasan TransJ Terkait Kecelakaan yang Tewaskan Pejalan Kaki di Mampang

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 09 Des 2016 18:33 WIB
Lokasi bus Transjakarta menabrak pejalan kaki di Mampang, Jaksel, Jumat (9/12/2016). Foto: Aditya Fajar Indrawan-detikcom
Jakarta - PT TransJakarta sudah menangani kasus kecelakaan lalu lintas armadanya yang menewaskan pejalan kaki di Jl Mampang Prapatan, Jaksel. Pihak TransJ mengevakuasi korban kecelakaan bus PPD 664 ke RS Fatmawati, sedangkan busnya diamankan di Unit Laka Lantas Pancoran, Jaksel.

"Mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang ketertiban umum menjelaskan setiap pejalan kaki wajib berjalan di tempat yang telah ditentukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sedangkan kendaraan umum harus berjalan pada setiap ruas jalan yang telah ditetapkan," ujar Direktur Utama PT TransJakarta Budi Kaliwono dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (9/12/2016).

Kecelakaan terjadi setelah halte Duren Tiga arah Dukuh Atas pada Jumat (9/12) pukul 10.45 WIB. Saat itu korban sedang menyeberang bersama lima rekannya di jalur TransJ (busway) dari arah barat menuju timur di depan Gedung United Oil, Mampang.

"Untuk kronologi kecelakaan lalu lintas, TransJakarta masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian," imbuh Budi.

Usai kejadian, jalur TransJ kembali normal sehingga TransJ dapat memberikan pelayanan kepada para pelanggan. Pihaknya juga sudah mengirimkan petugas untuk melakukan penanganan kecelakaan tersebut.

Sementara data yang dihimpun detikcom, korban diketahui bernama Yumei Yohana Saraningsih (20), beralamat di Gramapuri Tamansari Blok B3/17 RT 002/037 Desa Wanasari, Keamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

(mei/fdn)