Ini Sersan Dua Carleli, Wanita Peraih 4 Medali Lomba Tembak Tingkat ASEAN

Ini Sersan Dua Carleli, Wanita Peraih 4 Medali Lomba Tembak Tingkat ASEAN

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Jumat, 09 Des 2016 17:53 WIB
Foto: Sersan Dua Elis Carleli (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jakarta - Elis Carleli, Sersan Dua Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad) Kopassus pulang ke tanah air dengan membanggakan. Carleli yang menyumbang 4 medali dalam kejuaraan ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) di Manila, Philipina itu menyebut tidak banyak kendala selama kejuaraan.

"Kesulitannya kalau dari saya sendiri adalah faktor kesehatan. Kalau enggak ada ya lancar saja. Kalau di teknis adalah pemilihan amunisi dan senjata terbaik saat lomba," ucapnya di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (9/12/2016).

Carleli dipilih dan berangkat mewakili satuannya melalui proses seleksi dan persiapan. Dari para pendaftar yang dipilih hanya 6 orang dan 2 lainnya dijadikan cadangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Carleli tidak hanya menyabet medali individu dalam kejuaraan itu. Tapi ada juga yang mendapat medali emas dan tropi perunggu.

"Saya dapat perak perorangan individu, tim kami mendapat emas dan tropi perunggu pada match 4. Syaratnya masuk itu melaksanakan seleksi, evaluasi dengan petembak lain terlebih dahulu," kata prajurit wanita yang berdinas di Kodam 16 Pattimura, Ambon ini.

Sementara itu, Komandan Kontingen AARM 26/2016, Mayor Inf Wimoko menyebut kekalahan tahun lalu jadi alasan kuat bagi Indonesia untuk merebut kembali juara umum kali ini. Karena Indonesia sudah belasan kali menjadi juara dalam ajang ini.

"Tahun kemarin kita mengalami kekalahan dan berada di urutan kedua. Itu menjadi alasan kuat kami merebut juara umum kembali dan berdiri tegak di sini mengibarkan bendera merah putih dengan merebut medali hampir setengahnya dari keseluruhan 45 medali," kata Wimoko dalam kesempatan yang sama.

Sebagai komandan kontingen, Wimoko menyebut tantangan terberat bagi timnya adalah adaptasi.

"Tantangan terberat tim AARM, yakni yang bisa beradaptasi dengan cepat akan menentukan kemenangan. Karena lawan terberat adalah semua negara peluangnya sama. Dari sepuluh negara, yang terberat yaitu Thailand yang kemarin juara umum, kedua tuan rumah Filipina," ujar dia. (idh/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads