Menurut Ahok, Kampanye Rakyat yang dirinya dan Djarot buat bertujuan agar masyarakat bisa ikut serta dalam memenangkan mereka. Ahok tidak mau dirinya tersandera oleh satu dua pihak bila dia dan Djarot hanya menerima sumbangan dari beberapa perusahaan saja.
"Satu teman saya pernah bertanya mengapa saya mau mencari duit susah-susah dari rakyat, saya bilang saya tidak mau jadi milik kalangan atau orang-orang tertentu, saya ini milik Jakarta, amanat melayani rakyat," kata Ahok dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ini berhasil, saya harap di Pilkada Serentak 2018 bisa banyak orang mencontoh sumbangan dana seperti ini dan transparan," ujar mantan Bupati Belitung Timur itu.
Tim sukses Ahok-Djarot membuka Kampanye Rakyat hingga 16 Desember 2016 mendatang. Mereka menargetkan memperoleh Rp 50 miliar dalam Kampanye Rakyat tersebut.
"Kita menargetkan bapak ibu sekalian pada tanggal 16 Desember 2016 kita menargetkan sekitar Rp 50 miliar, dan bapak ibu sekalian, yang memberikan donasinya adalah sebanyak Rp 100 ribu," kata Sekretaris Tim Pemenangan Ahok-Djarot Ace Hasan Syadzily pada Launching Penggalangan Dana Ahok-Djarot di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/11) lalu.
Saksikan video 20detik di sini:
(bis/imk)











































