"Saya sudah beberapa kali mengusulkan membicarakan kapal jenazah. Kami ingatkan lagi Pak. Di pulau ini miris sekali pak, kapal jenazah belum terealisasi," kata warga Kepulauan Seribu bernama Ismet saat berdialog bersama Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) di Pulau Pramuka, Jumat (9/12/2016).
Pengadaan kapal jenazah ini ditegaskan Ismet sangat penting. Selama ini warga harus menyewa kapal ojek dengan harga jutaan rupiah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo yang juga hadir dalam dialog, menyebutkan adanya kendala pengadaan kapal jenazah. Dia mengakui usulan pengadan kapal jenazah sudah muncul sekitar 2-3 tahun lalu.
"Tahun 2017 karena kewenangannya sudah dilimpahkan ke Kabupaten, alhamdulilah sudah diusulkan dalam anggaran kabupaten 2017," kata Budi disambut tepuk tangan warga.
Bukan hanya kapal jenazah, saat ini sudah ada 3 kapal sekolah. Kapal ini akan membantu transportasi para pelajar.
Sementara itu, Sumarsono menuturkan, akan disediakan dua kapal jenazah yang akan melayani warga. Dia meminta warga tidak berhenti memberi usulan program pembangunan untuk Pulau Seribu.
"Sudah dianggarkan, tinggal menunggu kapan kapal akan dikirimkan. Kapal jenazah, pertama kita adakan dua dulu. Ini kurang gimana? Nanti dulu selesaikan, yang penting ada dulu. Pak bupati menyanggupi. Insya Alah kapal itu akan hadir untuk masyarakat Pulau Seribu," imbuhnya. (azf/fdn)










































