Tim dari Basarnas dibantu TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan masyarakat terus membongkar puing-puing bangunan di Jalan Sultan Iskandar Muda, Pasar Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, Jumat (9/12/2016). Pencarian ini dilakukan atas tanda-tanda yang didapat dari anjing pencari.
"Kami curigai disini masih ada korban. Kami mencari sebelumnya pakai K9 (anjing pencari), dan menunjukkan ada korban di 2 titik," jelas Komandan Basarnas Special Group Charles Y Batlajery di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin ada 18 korban meninggal ditemukan disini," ujar Charles.
Namun, hingga saat ini belum ada warga sekitar yang merasa kehilangan kerabat, atau tetangganya di lokasi reruntuhan ruko.
"Belum ada (laporan warga), tapi kami curigai," pungkasnya.
Pantauan detikcom di lokasi, sebanyak 5 alat berat dikerahkan untuk mencari korban di antara reruntuhan. Sisa-sia reruntuhan diangkut ke dalam truk kontainer yang telah siaga di lokasi.
Sementara itu, debu tebal dari reruntuhan bangunan bertebaran di sekitar lokasi kejadian. Ratusan masyarakat berkumpul untuk menyaksikan proses pencarian korban. Petugas juga menutup jalan Sultan Iskandar Muda yang berada di depan pasar.
Saksikan video 20detik di sini:
(rvk/rvk)










































