"Saya minta dukungan doa. Selasa adalah kesempatan saya menyampaikan kepada hakim bahwa saya enggak ada niat untuk menghina atau menafsirkan ayat mana pun," kata Ahok kepada para pendukungnya di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/12/2016).
Ahok juga meminta kepada media untuk meliput sidang kasusnya seperti meliput persidangan kasus Jessica. Alasannya agar semua orang bisa tahu bahwa dirinya tidak bersalah dan agar hakim bisa objektif dalam memutuskan kasusnya. Dia ingin kasusnya segera diputuskan agar dirinya bisa kembali aktif berkampanye dan melayani masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mau kampanye, saya mau kerja, saya jangan disandera karena fitnah seperti itu. Kalau jadi terdakwa saya nonaktif lagi. Saya ini mau kerja untuk Jakarta," pinta Ahok.
Dia mengatakan bahwa banyak pihak yang tidak suka dengan keputusannya menutup potensi korupsi di DKI. Menurut Ahok, pihak-pihak yang sakit hati atas keputusannya tersebut lebih mudah dipengaruhi oleh pesan negatif terkait dirinya.
Ahok menyebut, kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan dirinya menjadi besar karena adanya pihak-pihak yang tidak suka uang yang selama ini masuk ke kantongnya dipotong oleh Ahok. Karena itu, Ahok meminta doa kepada para pendukungnya agar kasus tersebut bisa segera selesai sehingga dirinya bisa kembali mengabdi pada rakyat DKI.
"Pengalaman saya berpolitik, kalau ada orang yang rezekinya saya ambil, ada yang marah, yang selama ini enak. Lalu dipengaruhi sosmed seolah saya menghina agama tertentu," kata Ahok.
Sidang perdana kasus Ahok akan dimulai pada Selasa (13/12) pekan depan. Rencananya sidang akan digelar di Gedung Serbaguna Cibubur.
(imk/fdn)











































